Sabtu, 16 Juli 2016

Dan Pertemuan itu, Langsung Dilahap

Jala Rasa,- Sesuai dengan judulnya, ini bukan membahas perihal resep atau tata cara membuat makanan yang bernama kue cucur, jika Anda ingin mendapatkan resep silakan cari di blog lainnya atau bisa juga membeli buku resep.

Ini perihal pertemuan saya dengan kue cucur setelah sekian lama. Maklum sebagai anak rantau yang tinggil di pinggiran kota Jakarta ternyata agak susah mendapatkan makanan idola sewaktu di kampung halaman. Mungkin saja kue cucur ini masih banyak di pasar-pasar tradisional, misalnya Ciputat.

Sebuah pertemuan tanpa disangka-sangka ini bermula dari #Ngelancong usia Magrib menuju  pinggiran Depok yang berbatas dengan Bogor, yakni Bojong. Dan kembali pada cerita lama, yakni sudah menjadi kebiasaan hampir setiap perjalanan menjumpai dengan kata menyasar.

Kejadian serupa terulang kembali, ketimbang bingung maka keputusan saja singgah di sebuah warung kopi. Ternyata dari sana pertemuan terjadi dan tanpa berpikir panjang langsung aja kulahap makanan manis ini panas-panas apa lagi sesuana gerimis.

Jumat, 15 Juli 2016

Iseng #Ngelancong Kota Tua



Jala Rasa,- Mungkin Anda juga pernah merasakan apa yang saya rasakan, yakni saat hari terasa menjemukan dan entah mau ngapain. Utama saya yang hanya seorang pengaguran. Waktu pun terasa begitu lama berlalu hampir sama saat menanti seseorang datang.

Yak sudah, dari pada enggak jelas mau ngapain maka diputuskan aja pergi stasiun Pondok Ranji turun di Tanah Abang lalu ke Manggarai dan pada akhirnya naik kerata KRL ke Kota Tua. Woy ternyata cukup panjang juga untuk sampai Kota Tua dari Ciputat sampai-sampai naik-turun kereta sampai tiga kali.

Yups, kali ini sasaran #Ngelancong saya pada Kota Tua. Soal cerita kota yang dipadati dengan bangunan jaman dahulu sudah terlalu banyak ngebas. Terlalu banyak blogger yang sudah menjelaskan secara rinci sampai nama-nama musium lengkap pada masa siapa lengkap terlampir.

Dan saya tak punya kemampun untuk mengulasnya apalagi sampai menulis pernjalanan sampai benar-benar rinci. Saya hanya iseng-iseng ngabisin waktu dan bergaya seolah Fotografer padahal cuma tukang foto amatir.

Ini salah satu hasil jepretan di kota tua yang dipenuhi orang-orang mencari hiburan. Kota Tua menjadi wisata aternatif masyarakat sekitar Jakarta, Tangerang dan mungkin ada dari luar JABODETABEK, itu mungkin saja.

Pasti wisata murah tanpa harus merogoh kocek sekian ratusan bahkan bisa mendakati jutaan. Banyangkan saja dari dari Ciputat yang sudah beda profinsi dari Jakarta hanya menghabiskan uang enggak lebih dari Rp 20.000,- bahan mendapat kembalian asal mau antri menukar tiket yang dipegang.

Udah langsung aja dan silakan simak kalau perlu kasih komentar yang jelas mengenai aktivitas saya ini.