Jumat, 20 Juni 2014

Secangkir #Kopi Pagi

Secara perlahan namun pasti matahari mulai menghangatkan tubuh, memang belum terasa benar kehangatannya.

Kami yang sudah tak tahan lagi menahan rasa lelah disertai rasa kantuk yang begitu akut usai semalam suntuk kami habiskan hanya untuk menatap kemilau lampu kota, lampu yang terlihat Indah dari atas sana (Puncak),  akhirnya kami putuskan untuk menghentikan perjalanan dari Puncak, Bogor, Jawa Barat menuju Jakarta.

Pada gubug ini, sebuah gubug yang tak hanya menawarkan minuman kopi hitam dan makanan pengganjal perut, di sini juga tersedia obat penyembuh kantuk. Namun entah sebab apa bukan langsung memejamkan mata, kami malah asyik menikmati secangkir kopi hitam, kopi memang tak ada duanay untuk selalu diminum setiap saat tanpa pandang bulu kapan dan dimana? 


Sambil menikmati setiap tetas cairan hitam, mata saya tak jemu-jemunya memandangi embun-embun yang mulai menguap. Tak sekadar itu saja, dari sini juga bukan hanya bisa melihat lukisan alam, tapi juga tak ketinggalan secara jelas sebuah bangunan, Wisma Atlit Hambalang yang entah bagaimana nasibnya.  

Yups, pada perjalan pulang, kami putuskan untuk mengambil jalan sesuai dengan pemberangkatan, dipilihlah jalan dari Sentul kendati lebih memutar. Terpilih keputusan itu lebih didasari pertimbangan macet. 



Bagi Saya, Ini Bukan Sekadar #Kopi

kopi toraja, toraja kopiAda yang bertanya kenapa mesti jauh-jauh hanya untuk bisa menikmati secangkir kopi hitam, pahit pula?

Apa juga yang mesti dijelaskan kepada orang-orang yang mempertanyakan hal demikian, sebagaimana saya mesti menjelaskan, apa yang dirasakan saat cairan hitam dari Toraja ini menempel pada ujung lidah. 

Yups, ini kopi Toraja dan sejujurnya saya sangat tak kuasa untuk menjelaskan apa lagi membuat orang-orang terpikat untuk menikmatinya. Sebab itu, saya lebih memilih membiarkan rasa ini mengungkapkan jati dirinya dengan sendiri tanpa ada sesuatu yang memaksa.

Namun, yang pasti-pasti saja bahwa saya sedang menikmati secangkir kopi tubruk asal Toraja. Dan bagi saya ini bukan sekadar ngopi melainkan lebih karena perasan cinta saya pada minuman hitam ini, itu saja.

Oleh sebab itu, saya merelakan diri meluncur ke @Cho_Coffee, sebuah warung kopi Indonesia yang terletak di Jalan Semanggi, Ciputat, Tangsel.

Dan seandainya, jika ada yang bertanya kopi apa saja yang biasa disajikan di @Cho_Coffee, silakan untuk mempertanyakan secara langsung.  Jelasnya, yang saya ketahui, disini menjual aneka macam kopi asal Indonesia dengan berbagai teknik penyeduhan.